Showing posts with label Muslimah. Show all posts
Showing posts with label Muslimah. Show all posts

Dec 19, 2014

Thaharah : Hukum-Hukum Yang Berkaitan Dengan Najis

Berikut akan kita bahas mengenai hukum-hukum yang berkaitan dengan najis.

  • Najis yang ada pada pakaian

Jika ada najis pada  pakaian, maka wajib dicuci dengan air pada tempat yang terkena najis, tapi apabila tidak diketahui tempat najis pada pakaian tersebut, maka hendaklah dicuci seluruhnya.


  • Ragu antara pakaian yang suci dengan yang najis

Apabila ragu antara pakaian yang suci dan najis sedangkan tidak ada pakaian lain, hendaknya ia berijtihad dan shalat dengan pakaian yang diduga kuat suci.


  • Bejana dan pakaian orang kafir

Dibolehkan menggunakan bejana dan pakaian orang kafir jika tidak diketahui kondisinya, entah suci atau najis, karena hukum asalnya adalah suci. Tetapi jika diketahui bejana dan pakaian tersebut terkena najis, maka wajib mencucinya dengan air.


  • Kotoran yang melekat pada badan, pakaian, atau tempat

Dapat disucikan dengan air atau menggunakan benda padat yang suci dan dapat menghilangkan kotoran.


  • Sandal dan sepatu yang terkena najis

Cara mensucikannya dengan menggosokkan di tanah sehingga bekas najisnya hilang.


  • Kencing bayi

Untuk menyucikan air kencing bayi laki-laki, cukup dengan memercikkan air pada bekas kencingnya selama belum makan makanan selain ASI. Sedangkan pada bayi perempuan harus dicuci baik ia belum makan selain ASI maupun sudah makan makanan yang lain.

Wallahu'alaam bishshowwab
-Mulyani-
Sumber: Kitab Mukhtashar Alfiqh Alislami (Muhammad bin Ibrahim Attuwaijiri)




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Nov 23, 2014

Saya Muslimah, Saya Bangga!

Saya bangga,
ketika dibilang gak modis, dengan memakai jilbab lebar dan bergamis
karena bagi saya itu adalah pakaian surga

Saya bangga,
ketika dibilang tidak laku, dengan tidak berpacaran
karena bagi saya pacaran hanya ada setelah pernikahan

Saya bangga,
ketika dikatakan tidak cantik, dengan tak berdandan
karena bagi saya dandan hanya untuk menyenangkan suami

Saya bangga,
ketika dibilang gak gaul, dengan menjaga batasan pergaulan saya
karena bagi saya teman adalah yang membawa kebaikan

Saya bangga,
ketika dikatakan juling, dengan menjaga pandangan
karena bagi saya pandangan adalah anak panah neraka

Saya bangga,
ketika dikatakan gak solid, dengan tetap berpuasa dikala yang lain berbuka
karena bagi saya, bulan Ramadhan kita diwajibkan berpuasa

Saya bangga,
ketika dibilang kuno, dengan menjaga ucapan dikala orang lain bergunjing
karena bagi saya lidah adalah hal yang patut dijaga

Dan Saya Bangga menjadi Muslimah yang dirindukan Surga hingga Bidadari Cemburu Padanya

Untukmu ya 'Ukhty' yang sedang berusaha untuk menjadi wanita yang shalihah
-Yanie Gisselya-




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Oct 15, 2014

Sederhanakanlah Hijabmu

Tatkala seorang Muslimah hijrah di jalan Allah maka pola pikir dan pola sikapnya akan berubah, dari berpusat pada manusia menjadi berpusat pada Allah, dari ibadah untuk dunia menjadi dunia untuk beribadah, dari bangga diperhatikan menjadi malu saat dipandang mata, dari menakjubi gemerlap dunia menjadi senang menambah takwa.

Muslimah yang berhijrah lebih sederhana dihadapan manusia dan lebih memperhatikan detil pernik cara ibadahnya. Maka hijab yang dia kenakan justru bukan penarik perhatian, karena baginya perhatian Allah lebih dari kecukupan. Baginya hijab bukan pakaian agar dikagumi, dikatakan fashionista, tidak pula agar jadi lebih cantik, agar bisa dianggap kaum sosialita. Baginya kerudung bukan pengganti indahnya rambut tergerai dan jilbab bukan pengganti lekuk badan gemulai.

Muslimah berhijrah artinya meninggalkan nafsu dirinya, menjauhkan diri dari ingin diperhatikan dan dikagumi manusia. Cukup baginya luasan kerudung sampai ke dada, dan panjang jilbab turun ke kaki, adapun warna, adapun gaya, tidak perlu berlebih-lebih. Berhijablah hanya karena Allah semata karenanya engkau tak lagi perlu dikagumi manusia.

Semakin paham seorang Muslimah akan agama ini, semakin sederhana hijabnya karena iman itu tidak rumit, dan karena taat itu sederhana. Perkara niatan itu memang ada didalam hati, karenanya sudah dinilai, baik dinilai oleh orang lain, juga oleh dirimu sendiri. Terkadang terselip niatan ingin diperhatikan, ingin dikagumi namun terbungkus dengan kepalsuan "untuk Islam" "dakwah Islam". Karena niat itu perkara yang tak bisa ditakar, maka perhatikan yang luaran, berpakaianlah sederhana, insyaAllah niat akan disempurnakan. 

Berhijablah karena Allah, sederhanakanlah hijabmu 
-Ustadz Felix Siauw-




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee