Showing posts with label Happiness. Show all posts
Showing posts with label Happiness. Show all posts

Mar 1, 2015

Balon

Pada suatu acara seminar yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta. Tiba-tiba sang Motivator berhenti berkata-kata dan mulai memberikan balon kepada masing-masing peserta. Dan kepada mereka masing-masing diminta untuk menulis namanya di balon-balon tersebut dengan menggunakan spidol. Kemudian semua balon dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam ruangan lain.

Sekarang semua peserta disuruh masuk ke ruangan itu dan diminta untuk menemukan balon yang telah tertulis nama mereka dengan diberi waktu hanya 5 menit. 

Semua orang panik mencari nama mereka, bertabrakan satu sama lain, mendorong dan berebut dengan orang lain di sekitarnya sehingga terjadi kekacauan. Waktu 5 menit sudah usai, tidak ada seorangpun yang bisa menemukan balon mereka sendiri. 

Lalu di waktu berikutnya Sang Motivator meminta kepada Peserta untuk secara acak mengambil
sembarang balon dan memberikannya kepada orang yang namanya tertulis di atasnya. Dalam beberapa menit semua orang punya balon dengan nama mereka sendiri.

Akhirnya sang Motivator berkata :
"Kejadian yang baru terjadi ini mirip dan sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Semua orang sibuk mencari kebahagiaan untuk diri sendiri, mirip dengan mencari balon mereka sendiri, dan banyak yang gagal. Mereka baru berhasil mendapatkannya ketika mereka memberikan kebahagiaan kepada orang lain, mirip dengan memberikan balon tadi kepada pemiliknya."

Kebahagiaan kita terletak pada kebahagiaan orang lain. Beri kebahagiaan kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan kebahagiaan anda sendiri. 

Penutup
Manusia terbaik pernah memberikan nasehat,
"Barangsiapa yang membantu seorang mu'min terlepas dari kesusahan didunia, niscaya Allah akan membantunya terlepas dari kesusahan dunia dan akhirat"
(HR.Muslim)




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Jan 13, 2015

30 Nasihat Agar Mendapatkan Hidup Bahagia

Oleh : Aidh Al-Qorni
Mulailah harimu dengan sholat Shubuh dan doa pagi (ma'tsurat) agar anda mendapatkan keberuntungan dan kesuksesan.

  1. Selalulah beristighfar agar syetan bunuh diri karena itu.
  2. Jangan putus berdoa karena ia merupakan tali keberhasilan.
  3. Ingat bahwa semua kata-kata itu dicatat malaikat.
  4. Optimislah kendatipun anda berada di tengah badai.
  5. Keindahan jemari adalah saat ia memainkan biji tasbih.
  6. Jika anda banyak galau, katakan La ilaha illallah.
  7. Belilah doa orang fakir dan cinta orang miskin dengan beberapa rupiah.
  8. Sebuah sujud yang panjang dan khusyu' lebih baik dari pada istana yang megah.
  9. Berpikirlah sebelum mengeluarkan kata-kata, sebab satu kata bisa saja membunuhmu.
  10. Waspadalah terhadap doa orang yang terdzalimi dan air mata orang yang terhalangi.
  11. Sebelum membaca buku dan majalah, bacalah Al-Qur-an.
  12. Jadilah penyebab bagi istiqomahnya keluargamu.
  13. Berjuanglah melawan jiwamu untuk taat, sebab jiwa itu cenderung memerintahkan kejahatan.
  14. Cium telapak tangan kedua orang tuamu, niscaya akan mendapatkan keredhaan.
  15. Pakaian usangmu itu, adalah baru bagi orang fakir.
  16. Jangan marah, hidup ini lebih pendek dari yang anda bayangkan.
  17. Disamping ada Yang Mahakuat dan Mahakaya, Dialah Allah Azza wa Jalla.
  18. Jangan anda tutup pintu ijabah dengan maksiat.
  19. Shalat adalah hal terbaik yang membantumu mengatasi musibah dan masalah.
  20. Jauhilah prasangka buruk, itu akan membuatmu nyaman lalu anda bisa istirahat dengan tenang.
  21. Penyebab semua kegundahan adalah berpaling dari Allah, segeralah menghadap kepadanya.
  22. Shalatlah dengan shalat yang nanti akan membersamaimu masuk kuburmu.
  23. Jika anda mendengar orang menggunjing, katakan, bertakwalah kepada Allah.
  24. Baca selalu surah Tabarak. Dia merupakan penyelamat.
  25. Orang terlarang adalah yang kehilangan shalat khusyu' dan air mata.
  26. Jangan anda balas orang mukmin yang lalai dengan menyakitinya.
  27. Jadikan semua cinta untuk Allah dan Rasul-Nya.
  28. Maafkan orang yang menggunjingmu, sebab ia telah memberimu kebaikannya.
  29. Shalat, tilawah, dan zikir, adalah kalung mewah yang menghiasi dadamu.
  30. Siapa mengingat panasnya neraka, ia bisa bersabar terhadap godaan maksiat.
  31. Selama malam segera berlalu, pastilah luka akan sembuh, petaka segera pergi, dan kesulitan berakhir.





shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Dec 11, 2014

Bahagia Itu Sederhana

Mendengar isteri cerewet di rumah, berarti aku masih punya belahan jiwa yang perhatian padaku.
Mendengar suami masih mendengkur di sebelahku berarti aku masih punya suami.
Mendengar ayah dan ibu menegurku dengan tegas berarti aku masih punya ibu dan ayah.

Merasa letih dan jemu menasihati anak yang nakal, berarti aku masih punya anak untuk saham akhirat ku nanti.
Merasa letih setiap malam selepas penat bekerja, itu berarti aku mampu bekerja keras.
Membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu di rumah, itu berarti aku punya teman.

Pakaianku terasa agak sempit, itu berarti aku makan cukup.
Mencuci dan menyetrika timbunan baju, itu berarti aku memiliki banyak pakaian.
Membersihkan halaman rumah, mengepel lantai, itu berarti aku memiliki tempat tinggal.

Mendapatkan banyak tugasan, itu berarti aku dipercayai dapat melakukannya.
Mendengar bunyi klakson itu berarti aku masih bisa mendengar.
Mendengar bunyi Azan di subuh hari, itu berarti aku masih hidup/bernyawa.

Akhirnya banyak hal yang dapat kita syukuri setiap hari.
Aku juga bersyukur mendapatkan pesan ini, karena secara tidak sadar aku masih memiliki teman yang peduli padaku.
Seseorang yang peduli tentang aku telah mengirimkannya kepadaku.
Dan karena aku peduli tentangmu maka aku mengirimkannya juga kepadamu.

Berhenti mengeluh dan bersyukurlah.
Bersyukur dalam setiap keadaan meski seakan-akan (karena kebodohan kita) tak ada alasan untuk bersyukur sekalipun.
Ayo kita sama-sama mencoba utk bersyukur walau diri ini selalu mengeluh tanpa berfikir hikmah di sebaliknya.




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Dec 7, 2014

Sepenggal Kisah Dari Al-Azhar Cairo

Seorang Syekh yang alim lagi berjalan-jalan santai bersama salah seorang di antara murid-muridnya di sebuah taman. Di tengah-tengah asyik berjalan sambil bercerita, keduanya melihat sepasang sepatu yang sudah usang lagi lusuh. Mereka berdua yakin kalau itu adalah sepatu milik pekerja kebun yang bertugas di sana, yang sebentar lagi akan segera menyelesaikan pekerjaannya. Sang murid melihat kepada syekhnya sambil berujar,
“Bagaimana kalau kita candai tukang kebun ini dengan menyembunyikan sepatunya, kemudian kita bersembunyi di belakang pohon-pohon? Nanti ketika dia datang untuk memakai sepatunya kembali, ia akan kehilangannya. Kita lihat bagaimana dia kaget dan cemas!”
Syekh yang alim dan bijak itu menjawab,
“Ananda, tidak pantas kita menghibur diri dengan mengorbankan orang miskin. Kamu kan seorang yang kaya, dan kamu bisa saja menambah kebahagiaan untuk dirinya. Sekarang kamu coba memasukkan beberapa lembar uang kertas ke dalam sepatunya, kemudian kamu saksikan bagaimana respon dari tukang kebun miskin itu”.
Sang murid sangat takjub dengan usulan gurunya. Dia langsung saja berjalan dan memasukkan beberapa lembar uang ke dalam sepatu tukang kebun itu. Setelah itu ia bersembunyi di balik semak-semak bersama gurunya sambil mengintip apa yang akan terjadi dengan tukang kebun

Tidak beberapa lama datanglah pekerja miskin itu sambil mengibas-ngibaskan kotoran dari pakaiannya. Dia menuju tempat sepatunya ia tinggalkan sebelum bekerja. Ketika ia mulai memasukkan kakinya ke dalam sepatu, ia menjadi terperanjat, karena ada sesuatu di dalamnya. Saat ia keluarkan ternyata uang. Dia memeriksa sepatu yang satunya lagi, ternyata juga berisi
uang. Dia memandangi uang itu berulang-ulang, seolah-olah ia tidak percaya dengan penglihatannya. Setelah ia memutar pandangannya ke segala penjuru ia tidak melihat seorangpun.
Selanjutnya ia memasukkan uang itu ke dalam sakunya, lalu ia berlutut sambil melihat ke langit dan menangis. Dia berteriak dengan suara tinggi, seolah-olah ia bicara kepada Allah ar rozzaq,
“Aku bersyukur kepada-Mu wahai Robbku. Wahai Yang Maha Tahu bahwa istriku lagi sakit dan anak-anakku lagi kelaparan. Mereka belum mendapatkan makanan hari ini. Engkau telah menyelamatkanku, anak-anak dan istriku dari celaka”.
Dia terus menangis dalam waktu cukup lama sambil memandangi langit sebagai ungkapan rasa syukurnya atas karunia dari Allah Yang Maha Pemurah. Sang murid sangat terharu dengan pemandangan yang ia lihat di balik persembunyiannya. Air matanya meleleh tanpa dapat ia bendung. Ketika itu Syekh yang bijak tersebut memasukkan pelajaran kepada muridnya,
“Bukankah sekarang kamu merasakan kebahagiaan yang lebih dari pada kamu melakukan usulan pertama dengan menyembunyikan sepatu tukang kebun miskin itu?”
Sang murid menjawab,
“Aku sudah mendapatkan pelajaran yang tidak akan mungkin aku lupakan seumur hidupku. Sekarang aku baru paham makna kalimat yang dulu belum aku pahami sepanjang hidupku: 'Ketika kamu memberi kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih banyak dari pada kamu mengambil'.”
Sang guru melanjutkan pelajarannya,

  1. Dan sekarang ketahuilah bahwa pemberian itu bermacam-macam : 
  2. Memaafkan kesalahan orang di saat mampu melakukan balas dendam adalah suatu pemberian.
  3. Mendo’akan temanmu di belakangnya (tanpa sepengatahuannya) itu adalah suatu pemberian.
  4. Berusaha berbaik sangka dan menghilangkan prasangka buruk darinya juga suatu pemberian.
  5. Menahan diri dari membicarakan aib saudaramu di belakangnya adalah pemberian lagi.
  6. Ini semua adalah pemberian, supaya kesempatan memberi tidak dimonopoli oleh orang-orang kaya saja.

Jadikanlah semua ini pelajaran, wahai.. ananda!
Semoga bermanfa'at..
-IHQ "Menyampaikan Dengan Hati"-




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Aug 18, 2014

Tujuh Indikator Kebahagiaan Dunia


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 


Ibnu Abbas RA menjelaskan ada 7 indikator kebahagiaan dunia, yaitu :

  1. Qolbun Syakirun, atau hati yang selalu bersyukur, artinya selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.
  2. Al-Azwaju Shalihah, yaitu pasangan hidup yang shaleh/shalihah, pasangan hidup yang shaleh/shalihah akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sakinah.
  3. Al-Auladul Abrar, yaitu anak yang shaleh/shalihah. Do'a anak yg shaleh/shalihah kepada orang tuanya dijamin dikabulkan ALLAH, berbahagialah orang tua yang memiliki anak sholeh/solehah.
  4. Al-Biatu Sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita. Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang shaleh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah.
  5. Al-Malul Halal, atau harta yang halal, bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidup.
  6. Tafakuh Fid-Dien, atau semangat untuk memahami agama,  dengan belajar ilmu agama, akan semakin cinta kepada agama dan semakin tinggi cintanya kepada ALLAH dan Rasul-NYA. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.
  7. Umur yang barokah,  artinya umur yang semakin tua semakin shaleh, setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan Sang Pencipta. Inilah semangat hidup orang-orang yang barokah umurnya.
Semoga ALLAH SWT memberikan kemudahan kepada kita agar dapat  mencapai atau memiliki indikator-indikator tersebut.




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee