Pada tau gak sih klo musik bisa pengaruhin kesehatan otak?!
Neh menurut Bunda Atty, seorang peneliti dan pemerhati otak, bilang klo sesuai prinsip tuh otak kita kerjanya secara elektrikal yang tumpuannya ke gelombang frekuensi. Sama kek musik, dentingan, gesekan dan nada-nada musik bermain di level gelombang frekuensi juga. Otak kita bekerja dengan listrik yang diukur dengan frekuensi.
Gelombang frekuensi di sekitar kita memiliki fungsi yang berbeda-beda seperti beta untuk fokus sehari-hari, alpha untuk rileks, theta relaksasi dalam, meditasi, atau merenung dan memecahkan masalah, sedangkan delta biasanya untuk tidur.
Nah, karna itulah kesibukan otak yang terjadi harus dibantu dengan fokus dan rileks yang sesuai dengan gelombang frekuensi yang membuat musik sangat bermanfaat untuk kerja otak. "Sebuah lagu pasti memiliki memori tersendiri dan berkaitan dengan kerja otak," begitu kata Bunda Atty.
Selain itu, musisi Keenan Nasution, berpendapat bahwa musik berhubungan dengan kehidupan dengan mencontohkan hubungan frekuensi dengan tumbuh-tumbuhan. "Pertumbuhan sayur yang disimpan di ruang kaca dengan pengaruh musik yang baik atau rock akan berbeda," kata Keenan.
Musik juga bisa jadi sarana terapi, yaitu dengan mendengarkannya sebelum tidur, selama perjalanan, saat di ruang baca atau di ruang keluarga, atau dengan aktivitas hipnoterapi klinis (sugesti nilai-nilai positif masuk ke dalam otak berbarengan dengan musik). Sekarang ini pun sedang heboh bahwa musik ternyata mampu mengaktifkan otak tengah anak usia 5-15 tahun.
Okay, abis ngebahas hubungan musik ama otak, saatnya kita menjaga kesehatan otak kita yukz..