Showing posts with label Language. Show all posts
Showing posts with label Language. Show all posts

Nov 24, 2014

Belajar Istilah Bahasa Arab Yang Sering Dipakai


  1. Akh >>> saudara laki-laki 1 orang
  2. Akhi >>> saudaraku laki-laki 1 orang
  3. Ukht >>> saudari perempuan 1 orng
  4. Ukhti >>> saudariku perempuan 1 orng
  5. Ikhwan/ikhwah >>> saudara pria banyak
  6. Akhowat bukan akhwat >>> saudari perempuan banyak
  7. Ana >>> saya, dalam bahasa Betawi digunakan ane
  8. Anta >>> Anda, untuk laki-laki 1 orang. Dalam bahasa Betawi digunakan ente
  9. Anti >>> Anda, untuk perempuan 1 orang
  10. Antum >>> Kalian, untuk laki-laki banyak. Tapi kata ini sering juga digunakan untuk Anda (1 laki-laki), dalam rangka penghormatan. Misalnya ketika berbicara kepada yang lebih tua atau dihormati, digunakan kata Antum meskipun orangnya satu.
  11. Jazaakalloohu khoiron >>> semoga Allah membalasmu dengan kebaikan, untuk saudara laki-laki 1 orang
  12. Jazakumulloohu khoiron >>> semoga Allah membalasmu dengan kebaikan, untuk laki-laki banyak, bisa juga digunakan untuk campur laki-laki dan perempuan banyak
  13. Jazaakillaah >>> semoga Allah membalasmu dengan kebaikan, untuk saudara perempuan 1 orang
  14. Wa iyyaaka >>> semoga engkau juga dibalas dengan kebaikan, jawaban bagi yang mengucapkan jazaakallooh, untuk laki-laki
  15. Wa iyyaaki >>> semoga engkau juga dibalas dengan kebaikan, jawaban bagi yang mengucapkan jazaakallooh, untuk perempuan
  16. Syukron >>> terima kasih, bisa untuk laki-laki atau perempuan
  17. Afwan >>> sama-sama, jawaban untuk orang yang mengucapkan syukran. Tapi, afwan secara asal artinya: maaf. Karenanya biasa digunakan di awal pembicaraan. Misal : afwan, ana telat. (Maaf, saya terlambat). Padahal, kalimat ini jarang digunakan oleh orang Arab.
  18. Ittaqillaah haitsu maa kunta >>> bertaqwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada
  19. Yassarollooh/sahhalallooh lanal khairo haitsu maa kunnaa >>> semoga Allah mudahkan kita dalam kebaikan dimanapun berada
  20. Alloohummaghfir lanaa walilmuslimiin >>> ya Allah ampunilah kami dan kaum muslimin
  21. Syafaakallooh >>> semoga Allah menyembuhkanmu,  untuk laki-laki
  22. Syafaakillaah >>> semoga Allah menyembuhkanmu, untuk perempuan
  23. Fii amaanillaah >>> Semoga dalam lindungan Allah
  24. Ilal liqo’ >>> Sampai ketemu lagi, diucapkan oleh orang yang mau pamit
  25. Ma’as salaamah >>> semoga dalam keselamatan, dijawab oleh yang dipamitin
  26. Baarokallooh >>> semoga Allah memberkahi, bisa untuk laki-laki atau perempuan
  27. Barakallah fikum/Allahu yubarikfik  >>> semoga Allah memberikan kalian berkah.
  28. Baarokalloohu laka >>> semoga Allah memberkahi, khusus buat laki-laki
  29. Baarokalloohu laki >>> semoga Allah memberkahi, khusus perempuan
  30. Ahsanta >>> Engkau bagus, untuk laki-laki 1orang. Biasanya digunakan buat memberikan pujian ketika seseorang melakukan keberhasilan
  31. Ahsanti >>> Engkau bagus, untukperempuan 1 orang
  32. Na’am >>> Ya, buat laki-laki atau perempuan
  33. Laa >>> Tidak, buat laki-laki atau perempuan
  34. Shohiih >>> Benar
  35. Yakfii >>> Cukup. Dalam bahasa Inggris sama dengan kata enough.
  36. Tafadhdhol >>> silakan,untuk laki-laki 1 orang, tapi bisa juga untuk umum
  37. Tafadhdholii >>> silakan, untuk perempuan 1 orang
  38. Mumtaaz >>> Keren, bagus banget, untuk pujian
  39. Laa Adrii >>> Saya tidak tahu
  40. Shodaqta >>> engkau benar, untuk laki-laki
  41. Shadoqti >>> engkau benar, ntuk perempuan
  42. Alloohul musta'aan >>> hanya Allah-lah tempat kita memohon pertolongan
  43. Wa anta kadzaalik >>> begitu juga kamu
  44. Ayyul Khidmah? >>> ada yang bisa dibantu?
  45. Hafizhonallooh >>> semoga Allah menjaga kita
  46. Zaadanalloohu 'ilman wa hirshon >>> semoga Allah menambah kita ilmu dan semangat
  47. Allahu yahdiik >>> semoga Allah memberimu petunjuk/hidayah
  48. Hadaanallooh >>> semoga Allah memberikan kita petunjuk/hidayah




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Aug 11, 2014

Mengenal Gaya Komunikasi dan Kebutuhan Emosional Pada Pria

Materi kopdar keempat dari komunitas to be wonderful wife pada tanggal 6 Juli 2014 yang lalu disampaikan oleh Adri Suyanto, seorang trainer dan ayah dari dua orang putri. Materi ini sbnrnya terinspirasi dari buku "Men Are From Mars, Women Are From Venus"

Mengapa materi ini sangat penting dan wajib diketahui oleh semua (calon) istri?

Yup, karena secara psikologis kebutuhan seorang laki-laki berbeda dengan wanita. Karena cara mereka berkomunikasi berbeda dengan cara wanita berkomunikasi.
Karena kita sebagai sosok kaum hawa seringkali justru bersikap dan menganggap sama apa yang mereka rasakan dengan apa yang kita rasakan, menganggap sama apa yang mereka butuhkan dengan apa yang kita butuhkan, menganggap sama bagaimana cara mereka menyelesaikan masalah dengan bagaimana cara kita menyelesaikan masalah. Menganggap sama inilah yang justru akhirnya membangun jurang yang semakin lebar antara suami dan istri. Itulah mengapa penting bagi kita untuk memahami materi ini.

Ada beberapa hal yang tidak disebutkan dalam buku ini. Pada dasarnya tatacara komunikasi juga dipengaruhi oleh lingkungan dan karakter. Kalau dalam pelajaran biologi kita dulu ada istilah fenotif = genotif + lingkungan. Ini juga berlaku dalam hubungan dalam rumah tangga.
Misal secara psikologis tentu orang-orang dengan tipe sanguinis akan berbeda dengan mereka yang bertipe melankolis, koleris, dan plegmatis.
Orang sanguinis seperti saya adalah tipe yang hidup di masa kini, sedangkan istri saya bertipe melankolis yang bias hidup di masa yang akan datang. Sehingga lebih sering ketika berdiskusi saya bisa mengandalkan argumen-argumen beliau yang memang bisa berpikir jangka panjang dan analitis. Kalau seorang suami tidak menyadari perbedaan ini mungkin yang muncul adalah perasaan selalu dikalahkan oleh istri karena lebih sering berargumen dan beranalisis dalam diskusi. Padahal ini sebuah keuntungan tersendiri. Bisa menutupi kekurangan kita dengan kelebihannya. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu tak ada salahnya saat kita telah memiliki pendamping hidup nanti bisa melakukan tes personality ini. Agar kita tahu apa dan bagaimana sih tipe kepribadian kita dan suami kita. Agar kita faham apa sih kelemahan pada tipe kita dan suami kita. Mengetahui dan memahami inilah salah satu upaya untuk menghindari konflik yg berlebihan. Bisa searching kok tentang tes dan keterangan tipe-tipe personality ini.
Sebenarnya tes kepribadian jenis ini juga dipengaruhi lingkungan. Ada tes lain sebenarnya yang bisa kita pakai untuk melihat jenis kepribadian kita secara genetik dan ini ilmiah. Tes stifin. Kita akan tahu apakah kita masuk kategori orang sensing, thinking, intuiting, feeling, ataukah insting. Saat kita tahu maka kita bisa tepat cara mengarahkan dan memotivasi. Kebetulan saya tipe intuiting ekstrovert dan istri saya intuiting introvert.

Hal lain yang tidak disebutkan di buku ini dan perlu kita pahami adalah ternyata selain tipe kepribadian mempengaruhi karakter seseorang, lingkungan juga mengambil peran penting dalam hal ini.
Bagi seorang suami seperti saya yang lahir dan besar di kota kecil mungkin memiliki lingkungan yang tidak sama dengan istri yang lahir dan besar di kota besar. Jika kami terbiasa berbicara dengan volume tinggi, sebaliknya dengan istri. Jika di daerah saya cara "memuji" anak kecil dengan ungkapan misalnya : wah arek koq elek, irunge pesek.. (Wah anak koq jelek, hidungnya pesek). Tapi bagi istri saya yg mendengar ungkapan ini di awal tentu akan sangat kaget dan tersinggung. Yup, ternyata lingkungan juga berpengaruh dalam pola interaksi suami-istri. Dan saling bercerita, menyampaikan apa yg disuka dan tidak disuka dari kebiasaan pasangan hidup kita bisa membantu proses adaptasi semakin mudah.

Kembali pada buku "men are from mars, women are from venus". Ada beberapa bab yang coba mengupas tentang perbedaan umum pada seorang pria dan wanita. Apa saja dan bagaimana berkompromi dengan perbedaan itu?

A. Perbedaan Nilai (Value)
Perempuan : memberi  atau menawarkan petunjuk/nasehat tanpa diminta
Bagi kaum perempuan yang lebih sering menyenangi pola kedekatan hubungan. Sering ngobrol dengan teman-teman kita, kadang saling curhat dan menceritakan masalah atau kegalauan hati, lalu kawan kitapun memberikan nasihat meski tanpa kita minta. Dan kita fine-fine aja. Malah sebaliknya: senang. Betul??
Padahal, pola ini tidak berlaku bagi para laki-laki! Mereka akan merasa tidak dihargai saat perempuan melakukan hal itu. Karena secara naluri, fokus laki-laki ada pada proses keterampilan dan  penyelesaian masalah. Mereka tidak akan pernah bertanya dan minta solusi sampai ia merasa paling buntu. Karena tantangan sekaligus menjadi prestasi bagi mereka saat bisa menyelesaikan masalah. Mereka akan meminta masukan solusi saat mereka BUTUH dan mereka akan  bertanya/mengungkapkannya.
Laki-laki : menawarkan penyelesaian, tanpa menghiraukan perasaan.Karena tipe umum laki-laki yang tidak akan bertanya kecuali sudah buntu dan merasa perlu meminta bantuan, maka ketika ia dapati seorang istri sedang menyampaikan keluh kesahnya hampir dipastikan ia akan memberi solusi. Karena ia pikir kondisinya sama. Padahal biasanya perempuan menceritakan masalahnya lebih sering hanya untuk minta didengarkan, bukan untuk dikritik dengan masukan yang kadang kurang menghiraukan perasaan.