Showing posts with label Forgive. Show all posts
Showing posts with label Forgive. Show all posts

Nov 12, 2014

Memaafkan

Sahabat seperjuanganku
“Orang yang paling sabar diantara kamu ialah orang yang memaafkan. Kesalahan orang lain selalu dimaafkan padahal dia berkuasa untuk membalasnya.” 
(Riwayat Ibnu Abiduyya dan Baihaqi)  
Nabi bersabda,
“Tidaklah seorang itu suka memaafkan, melainkan dia akan semakin mulia.” 
(HR. Muslim)
Allah berfirman,
”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya di waktu senang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan marah dan memaafkan kesalahan orang. Allah suka kepada orang yang berbuat kebajikan.”
(QS. Ali Imran : 133-134)
Nabi juga pernah bersabda:
“Dilaporkan kepada Allah semua perbuatan manusia pada setiap hari khamis dan Isnin, lalu Allah ‘Azza Wa Jalla mengampuninya pada hari itu juga, diampunkan setiap orang yang tidak syirik (menyekutukan) sesuatu dengan-Nya, kecuali siapa yang sedang bermusuhan, yaitu Allah berfirman untuknya: Tinggalkanlah (jangan dihapus dosa) kedua-dua (orang yang bersengketa) ini, sehingga mereka berdua berdamai.” 
(HR Muslim)
Sahabat seperjuanganku
Dalam Qur'an Allah juga menegaskan
“Dan jika kalian memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang.”
(QS. At Taghobun : 14) 
“Dan hendaklah mereka memaafkan serta melupakan kesalahan orang-orang itu, tidakkah kamu suka supaya Allah mengampunkan dosa kamu? Dan ingatlah Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.”
(QS. An-Nur : 22)
Sahabat Seperjuanganku
Sangat jelas sekali dari Firman Allah dan hadist diatas mengatakan bahwa memaafkan adalah perbuatan yang sangat Mulia. Tetapi masih banyak dari kita yang mungkin belum menyadari sehingga ketika kita di lukai, rasa sakit dan kecewa membuat kita lebih memilih untuk mendendam. Ketika yang membuat kita kecewa dan terluka meminta maaf, kita tidak bisa memaafkan karena merasa sudah di sakiti. Padahal ada kemuliaan yang Allah janjikan di dalam memaafkan. Semoga Allah selalu mengkaruniakan kepada kita sifat pemaaf. Aamiin yaa Robbal'alamin
-Rizka Leila Marlianti-




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Aug 8, 2014

Ringan Meminta Maaf

~ DI ANTARA SIFAT WANITA PENDUDUK SURGA : RINGAN MEMINTA MAAF KEPADA SUAMI MESKI MUNGKIN DIA YANG BENAR~
Tidak sedikit di antara wanita yang memiliki sifat angkuh atau merasa tinggi diri di hadapan suaminya. Mungkin karena merasa dirinya juga ikut bekerja dan mencari uang. Bisa juga karena latar belakang keluarga berada, strata pendidikan, status sosial dan lainnya.
Berbeda dengan sifat para wanita calon penghuni surga yang dikabarkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Setinggi apapun background atau status duniawi yang dia sandang, tidak membuatnya angkuh dan bersuara lebih tinggi apalagi berkata kasar terhadap suaminya.
Karena di antara ciri dari wanita penduduk surga adalah bersegera minta maaf jika dia merasa melakukan kesalahan kepada suami meski mungkin hanya karena kesalahpahaman suami terhadapnya; dia tidak menunda-nunda meminta maaf atau malah menunggu suami yang agar terlebih dulu meminta maaf kepadanya. Padahal meminta maaf terkadang jauh lebih berat daripada memberi maaf terlebih ketika sebenarnya dialah yang benar dan suaminya lah yang salah paham.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
أَلاَ أُخْبِرُكُمْ ....بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟
Maukah aku kabarkan kepada kalian….tentang wanita-wanita kalian penduduk surga?
الْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا الَّتِي إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ :
Yaitu wanita yang penyayang (kepada suaminya), yang subur, yang selalu memberikan manfaat kepada suaminya, yang jika suaminya marah maka iapun mendatangi suaminya lantas meletakkan tangannya di tangan suaminya seraya berkata,
لاَ أَذُوْقُ غُمْضًا حَتَّى تَرْضَى
"Aku tidak bisa memejamkan mata (tidur tenang) hingga engkau ridho kepadaku"
(Dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Sahihah no. 287)




shared at WhatsApp family 2b WOW chapter 22
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee