Showing posts with label jodoh. Show all posts
Showing posts with label jodoh. Show all posts

Jan 9, 2015

Untuk Menikah, Engkau Tidak Memerlukan Orang yang Sempurna

🔹 Menikah adalah bab mengambil keputusan, setelah engkau melakukan proses pencarian. 

🔹 Tidak ada manusia sempurna, selalu ada kekurangannya. Jika engkau melihat gadis cantik, di tempat lain juga ada gadis yang lebih cantik. Jika engkau tertarik pemuda tampan, di tempat lain juga ada pemuda yang lebih tampan.

🔹Engkau hanya memerlukan seseorang yang akan menemanimu, mengerti dirimu, bisa menerima kondisimu, mau menjadi sahabatmu dalam suka dan duka, melewati hidup bersama dalam segala keadaannya. 

🔹Engkau tidak memerlukan seseorang yang sempurna untuk menjadi suami atau istrimu, karena memang tidak ada lelaki sempurna, tidak ada perempuan sempurna.

🔹Siapapun yang engkau pilih untuk menjadi pendamping hidupmu, ia selalu memiliki kekurangan. Sebagaimana dirimu pun memiliki kekurangan. 

🔹Maka jangan pernah berharap kesempurnaan dari manusia. Sebab kesempurnaan hanya milik Allah.

🔹Engkau hanya perlu memutuskan untuk memilih seseorang yang mencintaimu karena Allah. Bisa menemanimu karena Allah. Bisa membahagiakanmu karena Allah.




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Dec 8, 2014

Barometer Kebaikan Seseorang

Sayyidah Aisyah ra ditanya tentang kapan seseorang itu menjadi buruk?
Beliau menjawab,
"JIKA ORANG ITU MENGANGGAP DIRINYA ADALAH ORANG BAIK."
Masalah ini terlihat sepele tapi ternyata bernilai luar biasa. Menganggap diri selalu baik dan benar
sehingga segala saran dan kritik orang lain dianggap sebagai permusuhan. Maka buruklah dia, ketika tidak bisa lagi menerima nasihat, menutup telinganya rapat-rapat karena merasa cukup dengan yang ia miliki.

Allah SWT mensifati keburukan orang kafir dengan ungkapan TULI, BUTA dan BISU.
Tuli adalah urutan pertama dalam peringkat keburukan. Tuli karena tidak mau mendengar kebenaran, karena merasa lebih layak bicara daripada mendengar. Merasa baik dan selalu benar akan menjadikan kita semakin buruk walau itu hanya dalam hati. Tawadhu' dan rengkuh penampilannya tidak ada guna jika masih bersemayam dihatinya bangga diri dan kekaguman pada diri sendiri.

Syekh Abubakar bin Salim berkata,
"Barang siapa yang memandang dirinya dengan pandangan kebanggaan maka saat itu Allah akan memandang dirinya dengan pandangan kehinaan."
Nau'zubillahi min dzalik...
Wallahu A'lam.




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Oct 27, 2014

Doaku

Ya Allah
Aku berdo’a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu

Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifat-Mu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah
Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya

Ya Robbku
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna

Ya Robbana
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku
Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dari-Mu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan
Aamin...




shared at WhatsApp family ODOJ1550
re-shared at lovelyboutcrazy.blogspot.com by Vee

Aug 9, 2014

Fase Pernikahan

Hari ini Vee mau berbagi tentang serba serbi pernikahan yang pernah dibagikan di kopdar ketiga komunitas to be Wonderful Wife yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2014 oleh dr. Hajar, Sp.Rad (K), Ibu dari lima orang putra/i dalam 26 tahun pernikahannya.
Let's read, whats the story about..
^^

Pasti kita sudah sangat familiar dengan salah satu ayat tentang pernikahan yang satu ini, ya, QS : Ar rum 21
" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir "
Allah sudah menentukan takdir masing-masing hambaNya saat kita masih berusia 120 hari dalam kandungan ibu. Hidup, mati, rizki dan jodoh. Oleh karena itu tak ada alasan untuk khawatir masalah jodoh. Pasti bertemu. Jika tidak sekarang, berarti nanti. Jika tidak di dunia, berarti pasti bertemu di akhirat. Ini masalah keimanan.
Dan ternyata konsep jodoh ini pun bisa dianalisa dari sisi medis. Pernah ada penelittian terhadap pasangan-pasangan suami istri yang telah menikah. Ternyata bahkan sampai struktur kecil sel dan DNA pun ditakdirkan antara suami istri. Strukturnya saling melengkapi. Hal ini tidak terjadi pada pasangan yang meski tinggal serumah tanpa ikatan pernikahan.